Sabtu, 14 Februari 2015

Tugas TIK - E-mail

1.  
   1.   Pengertian Email

Email adalah cara pengiriman data, file teks, foto digital, atau file-file audio dan video dari satu komputer ke komputer lainnya, dalam suatu jaringan komputer. Jaringan komputer ini bisa berupa jaringan komputer intranet maupun jaringan komputer internet.

2.  A.    Kelebihan email
             
Ø   email tidak memerlukan amplop dan perangko serta pembuatannya tidak memerlukan pulpen, kertas, maupun tinta seperti halnya surat yang biasanya.
Ø  Proses berkirim email pun dapat dilakukan dengan sangat cepat ke seluruh dunia sehingga dapat menghemat uang dan waktu dalam berkirim surat.
Ø  pengiriman email secara ideal dapat dilakukan dengan mudah setiap saat dan di mana pun kita berada.
Ø  email tidak menggunakan kertas, pengiriman email cenderung lebih bebas sampah.
Ø  Lebih aman. Email yang dikirim tidak takut atau khawatir tidak sampai selama jaringan komunikasi internet tetap tersedia. Pengiriman surat secara konvensional lebih mudah rusak atau hilang Karena perjalanan, bencana atau mudah disabotase.
Ø   Fleksibel. Email yang telah dikirim dan diterima akan mudah dibuka (dibaca dimanapun berada tempatnya, mudah dimodifikasi, dan segera dikirim kembali kepada pengirim atau kepada yang lainnya.
Ø  Mudah digandakan
Ø  Sederhana dan formatnya lengkap. Isi email yang dikirimkan dapat berupa data teks, gambar atau grafik, video bahkan suara dengan menggunakan tempat yang lebih sederhana.

3.  B.     Kekurangan email
Ø  Kemungkinan terjadinya terjadinya pemalsuan identitas.
Ø  kemungkinan terjadinya penyadapan informasi. Hal ini bisa terjadi  terlebih jika kita menggunakan komputer yang digunakan secara massal misalnya di warnet atau di komputer umum. Jadi penggunaan email lebih aman jika menggunakan komputer pribadi.
Ø  dalam proses pengirimannya ,komputer dalam posisi online / connect ke internet.
Ø  pengiriman lampiran file hanya berwujud teks / gambar tidak dapat mengirimkan paket / barang.
Ø  jika tidak hati-hati bisa saja fasilitas e-mail d gunakn u/ menyebar kn virus.
Ø  pengiriman harus mengingat user name & password pada saat mengirimkan e-mail
Ø  Hilangnya informasi.
Terkadang e-mail menggunakan bahasa yang tidak baku, sehingga memungkinkan adanya informasi yang hilang dan tidak dapat dipahami oleh penerima.
Ø  Spam
E-mail yang tidak dikehendaki kadang masuk ke mailbox sehingga menyebabkan over-flow, dengan informasi-informasi yang tidak berguna
Ø  Inkonsistensi
E-mail dapat menyebabkan duplikasi informasi. Hal ini karena terjadi jika tim bekerja rame pada dokumen. Selain itu, penggunaan e-mail oleh banyak orang dapat menimbulkan masala. Misalnya muncul flaming. Flaming terjadi jika seseorang mengirim peran yang berisi kemarahan atau pesan antagonis . Hal ini bisa terjadi karena interaksi yang terjadi pada penggunaan e-mail bukanlah interaksi langsung sehingga terkadang mengabaikan sisi kemanusiaan.
Ø  Lambatnya respon
kelemahan email bagi beberapa orang adalah bahwa tidak semua orang membaca e-mail setiap hari. Sehingga ada kemungkinan email terlambat dibalas. Namun dengan penetrasi teknologi yang semakin hari semakin luar, kini orang lebih sadar email dibandingkan puluhan tahun lalu.

Etika Penggunaan Email
  •   Tetaplah sopan, jangan “urakan“.

Rekan-rekan kerja anda bisa saja menggunakan singkatan-singkatan yang umum digunakan dalam email, namun saat berkomunikasi dengan pelanggan luar, setiap orang harus mengikuti aturan penulisan standar. Pesan email anda mencerminkan anda dan perusahaan/lembaga anda, jadi aturan “tradisional” dalam hal ejaan, tata bahasa maupun tanda baca tetaplah berlaku.


  • Tulis pesan secara singkat, langsung pada inti permasalahan.

    Karena anda menggunakan penulisan yang sesuai dengan tata bahasa, maka bukan berarti pesan yang anda tulis haruslah menjadi panjang. Tidak ada yang lebih “menyiksa” selain menelusuri suatu pesan email yang dua kali lebih panjang daripada yang sebenarnya diperlukan. Konsentrasikan pada satu subjek untuk setiap pesan bilamana memungkinkan.


  • Pergunakan huruf besar pada awal kalimat saja (Sentence case).

MENGGUNAKAN HURUF BESAR SEMUA SEPERTI INI AKAN TERLIHAT SEPERTI ANDA SEDANG BERTERIAK. menggunakan huruf kecil semua seperti ini memberi kesan anda malas. Untuk memberi penekanan, pergunakanasterisk (*) atau dengan mencetak tebal (Bold) pada satu atau beberapa kata penting. Janganlah – untuk alasan apapun – menggunakan berbagai macam warna dan gambar yang tercantum di dalam pesan anda karena tidak setiap orang menggunakan program email yang dapat menampilkannya.


  • Pergunakan blind copy dan courtesy copy dengan tepat.

    Jangan gunakan blind courtesy copy (BCC) untuk mencegah orang-orang mengetahui kepada siapa saja anda mengirimkan salinannya; dan akan lebih menunjukkan rasa percaya diri, jika anda secara langsung memberikancourtesy copy (CC) kepada setiap orang yang menerima salinannya. Pergunakan BCC, walau bagaimanapun, saat mengirimkan ke suatu daftar distribusi yang besar, sehingga para penerima email tidak perlu melihat daftar nama yang panjang. Hati-hati saat menggunakan CC; penggunaan yang berlebihan akan memenuhi inboxsetiap penerima. Berikan salinan hanya kepada orang yang secara langsung terlibat.


  • Jangan gunakan email sebagai alasan untuk menhindari kontak personal.

Jangan lupakan nilai dari sebuah tatap muka atau bahkan komunikasi suara. Komunikasi lewat email tidaklah tepat saat mengirimkan pesan-pesan yang membingungkan atau “bernada” emosi. Pikirkan saat-saat dimana anda mendengar seseorang di kantor berkata dengan nada yang kurang menyenangkan, “Kan, saya sudah mengirim anda email”. Jika anda memiliki masalah dengan seseorang, bicarakan dengan orang tersebut secara langsung. Jangan gunakan email untuk menghindari situasi yang kurang menyenangkan atau untuk menutupi sebuah kesalahan.


  • Ingatlah bahwa email kurang terjaga privasinya.

    Saya beberapa kali melihat seseorang dipecat dari perusahaan karena menyalahgunakan email. Email kantor saat ini dipandang sebagai milik dari perusahaan, dan bisa diambil, diperiksa dan dipergunakan (sebagai barang bukti) di pengadilan. Kecuali jika anda menggunakan perangkat enkripsi (entah perangkat keras atau perangkat lunak), anda harus beranggapan bahwa pengiriman email di internet tidaklah (selalu) aman. Jangan cantumkan di email, pesan yang tidak akan anda cantumkan di kartu pos. Ingatlah bahwa email dapat diteruskan, jadi para penerima yang tidak diinginkan, dapat melihat apa yang anda ketikkan. Anda bisa juga secara tidak sengaja salah mengirimkannya, jadi selalu jaga isinya untuk tetap profesional untuk menghindari hal-hal yang mempermalukan anda.


  • Lakukan pengiriman email secara sekaligus ke sekelompok penerima (group email) pada saat tertentu saja.

    Kirimkan email ke sekelompok orang hanya jika itu berguna bagi setiap penerima. Gunakan tombol “Balas semua” (Reply All) hanya jika membutuhkan suatu hasil yang memerlukan masukan dari orang banyak, dan hanya jika ada sesuatu yang anda ingin tambahkan. Para penerima email akan merasa terganggu jika membuka suatu email dan cuma terisi pesan “Aku juga!”.


  • Gunakan baris Subject untuk menunjukkan isi dan maksud.

Jangan hanya mengatakan “Hai!” atau “Dari Laura.” Sepakati bersama untuk menggunakan singkatan-singkatan yang secara cepat menunjukkan tindakan yang diperlukan. Sebagai contoh, tim anda dapat menggunakan <AR> atau berarti “Action Required” (Segera Ditangani), atau <MSR> untuk Monthly Status Report (Laporan Status Bulanan). Merupakan suatu praktek yang bagus untuk mengikutsertakan kata “Long” (Panjang) pada baris Subject – jika diperlukan – sehingga para penerima pesan mengetahui bahwa email tersebut akan cukup memakan banyak waktu untuk membacanya.


  • Jangan mengirim pesan berantai, peringatan virus atau email “sampah”.

    Selalu periksa situs antivirus yang terpercaya atau bagian IT dari perusahaan anda sebelum mengirimkan suatu peringatan virus. Jika anda berulangkali menerima email candaan dari teman yang mengganggu anda, berterus-teranglah dan mintalah nama anda untuk dihilangkan dari daftar kirimannya. Arahkan email yang bersifat pribadi ke akun email personal anda (atau ‘Japri’ – Pentj).


  • Ingatlah bahwa nada bicara anda tidak “terdengar” di email.

    Pernahkan anda menginformasikan sesuatu yang bersifat kasar, namun penerima email keliru menanggapinya? Komunikasi lewat email tidak dapat menghantarkan nuansa komunikasi verbal. Dalam upaya menambahkan “nada bicara”, beberapa orang menggunakan emoticon, namun pergunakan sesekali saja sehingga anda tidak terkesan kurang profesional. Selain itu, janganlah beranggapan bahwa menggunakan smiley akan “mencairkan” pesan yang susah dipahami.


  • Gunakan tanda tangan (signature) yang mencantumkan informasi kontak.

    Untuk memastikan bahwa orang-orang mengetahui siapa anda, cantumkan tanda tangan yang memiliki informasi kontak, termasuk alamat email tersebut, alamat situs dan nomor telepon anda.


  • Buatlah ringkasan untuk diskusi yang panjang.

    Menggulung layar berlembar-lembar ke bawah pada setiap balasan untuk memahami suatu diskusi adalah cukup tidak mengenakkan. Daripada melanjutkan untuk meneruskan setiap balasan pesan, sisihkan sedikit waktu untuk meringkasnya bagi pembaca pesan anda. Anda bahkan dapat menyoroti atau mengutip beberapa teks, lalu memasukkan respon anda.
    Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
    • Jika anda meneruskan atau mengirimkan kembali suatu pesan yang anda terima (secara langsung), jangan ubah kata-katanya.
    • Jika anda hendak mengirimkan kembali suatu pesan yang diperoleh secara pribadi ke sebuah grup/kelompok, mintalah ijin kepada pengirim pesan tersebut terlebih dahulu.
    • Berikan atribut yang sesuai.


  • Jangan mengirim surat elektronik dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB).
Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surat elektronik penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia surat elektronik juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran surat elektronik 

Gunakan saran-saran ini sebagai titik awal untuk menciptakan aturan-aturan etika penggunaan email yang akan membantu tim anda tetap efisien dan profesional.

Senin, 19 Januari 2015

SMAN 6 SURABAYA

SMA Negeri 6 Surabaya




     SMA Negeri (SMAN) 6 Surabaya adalah salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi Jawa Timur,Indonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 6 Surabaya ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. SMA ini terletak di tengah-tengah jantung Kota Surabaya, tepatnya di Jl. Gubernur Suryo 11, bersebelahan dengan Gedung Negara Grahadi dan Balai Pemuda Surabaya.

SEJARAH 
    SMAN 6 Surabaya terletak di Jalan Gubernur Soeryo (dulu Jalan Pemuda) No. 11 Surabaya, salah satu SMTA di Kotamadya Surabaya yang berada di jalur protokol dan jalan lalu lintas pusat kota. Bangunan gedung sekolah berasal dari peninggalan zaman dahulu, yang sekarang telah ditambah bangunan-bangunan baru dan diperindah dengan tuntutan zaman dan kebutuhan. Pembangunannya dilaksanakan oleh Pemerintah dan Komite SMA Negeri 6 Surabaya, yang terus berjalan hingga saat ini.
Dahulu bangunan gedung ini digunakan oleh bangsa Eropa untuk sekolah setingkat dengan TK dan SD, yang disebut SSV yaitu singkatan dari Surabaia Scholl Vereneging, dan setelah kemerdekaan RI digunakan sebagai sekolah swasta. SMA Negeri 6 Surabaya didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri P dan K waktu itu, tanggal 17 September 1957, dengan nama SMA NEGERI VI-C Surabaya dan sebagai Kepala Sekolah Bapak R. Muljono Soerjopranoto, yang sementara masih menjadi satu komplek dengan SMTA yang terletak di jalan Wijaya Kusuma Surabaya.
Bangsa Indonesia sekitar tahun 1957, sedang giatnya mengadakan aksi pengembalian Irian Barat/ Irian Jaya ke pangkuan RI. Segala milik Belanda yang ada di bumi Indonesa dinasionalisasi. SSV pun tak luput dari aksi tersebut. Berdasarkan Keputusan KMKB Surabaya, SMA Negeri VI-C Surabaya dapat menempati gedung SSV tersebut sampai dengan sekarang ini.
Perkembangan SMAN 6 Surabaya semakin pesat, terus mengikuti perkembangan dan keadaan zamannya, demikian kurikulumnya. Sekitar tahun 1963 berlaku kurikulum Gaya Baru sehingga sebutan SMA Negeri VI-C Surabaya diubah menjadi SMA Negeri VI Surabaya, kemudian terbit lagi kurikulum Gaya Baru yang disempurnakan sekitar tahun 1968. Kurikulum 1975 yang merupakan inovasi menuju ke arah kemajuan dalam dunia pendidikan, maka sebutan SMA Negeri VI Surabaya (angka romawi) diubah lagi menjadi SMA Negeri 6 Surabaya (angka biasa).

AKREDITASI 

  • Nilai Akreditasi: 95.21
  • Peringkat Akreditasi: A
  • Tanggal Penetapan: 28-Nov-2008


FASILITAS 


EKSTRAKULIKULER 

  • (PMR)
  • Gerakan Pramuka
  • Teater Kedok
  • Tim Olimpiade Biologi
  • Tim Olimpiade Fisika (Tofis)
  • Tim Olimpiade Kimia
  • Tim Olimpiade Matematika
  • Tim Olimpiade Komputer
  • Karya Ilmiah Remaja
  • Sie Kerohanian Islam (SKI)
  • Sie Kerohanian Kristen Protestan (SKKP)
  • Sie Kerohanian Kristen Katolik (SKKK)
  • English Study Club (ESC)
  • Pecinta Alam
  • Paskibraka
  • Majalah Kreasi Siswa (Makrisa)
  • Perisai Diri
  • Sepak Bola
  • Bola Basket
  • Bola Voli
  • Cheersleaders
  • ECK (Bahasa Jepang)
  • DLS (Bahasa Jerman)
  • Paduan Suara (Sixers Voice Choir)
  • Broadcasting and announcer
  • Band
  • Mading
  • dll

PRESTASI 

  • Juara 2 Biotechnology Application Games, Universitas Surabaya, 2006
  • Juara 3 Food Technology Rally Games se-Jawa Timur, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya 2006
  • Juara Harapan 3 Olimpiade Biologi Se-Jawa Timur, Universitas Negeri Malang, 2004
  • Juara 3 Olimpiade Biologi se-Gerbang Kertosusila, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya 2005
  • Juara Harapan 2 Olimpiade Biologi Se-Jawa Timur, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, 2006